bertepatan dengan pesta demokrasi, kali ini juga sedang terselenggara perhelatan persepakbolaan dunia terbesar atau yang kita kenal dengan Viva World Cup. Piala dunia kali ini menorehkan banyak sejarah baru, bagi brazil khususnya, ditelanjangi pada babak semi final oleh Jerman, dengan skor terbaru semi final dalam sejarah piala dunia, katanya ._., yaitu skor 7 - 1 untuk kemenangan Jerman. Bukan hanya itu, banyak negara-negara yang di gadang-gadang pada setiap piala dunia, gagal masuk 16 besar, seperti Italia, Inggris, Spanyol, Jepang, dan Portugal. Begitulah yang saya amati, setidaknya dari kaca mata saya yang bukan orang penikmat olahraga sepak bola. Roda itu berputar, begitulah kesimpulan saya pada piala dunia kali ini, kita lihat dari spanyol yang merupakan juara piala dunia 4 tahun silam, harus pulang kampung lebih dulu dan gagal masuk 16 besar. Begitu juga Brazil yang pada perhelatan semacam ini selalu tampil bagus harus menuai kekalahan terbesar dalam sejarah mereka.
Sekali lagi, begitulah hasil pengamatan orang awam sepak bola seperti saya. saya hanya mengamati dan mungkin menikmati~
Bicara soal mengamati, mengamati memiliki sinonim melihat, bisa saja dari jauh, bisa saja dengan tanpa berpartisipasi. Ada orang mengamati sambil berpartisipasi lalu mereka menikmatinya. Ada juga yang kekadang entah kenapa selalu jadi pengamat, tanpa ingin berpartisipasi lebih jauh. Bukan berarti tidak mau, tapi selalu ada penghalang baik internal maupun eksternal dalam diri mereka sendiri. Entah hanya diri sendiri yang menciptakan penghalang itu. atau karna tidak memiliki keberanian, keberanian yang seperti beberapa orang lain punya. entahlah... Yang terpenting sekarang hanya bagaimana menjalaninya sesuai yang kita bisa. Jika hanya ingin mengamati tanpa partisipasi, tapi mungkin itu bisa membuat kita menikmati hidup, kenapa tidak? atau kita bisa mengamati dan berpartisipasi, dan akhirnya menikmati hidup dan merasa benar-benar hidup? Pilihan~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar