"Toot toot toot" jika saya ekspresikan kira2 begitu lah bunyi alarm HP yang mengusik tidur tadi, dan membangunkan dengan kantuk dan rasa malas. Mau tidak mau, suka tidak suka, saya harus segera "move on" dari si kasur di kamar kosan, dengan bedcover yang baru di ganti tadi malam #ahay. Dengan segenap hati mengumpulkan nyawa, menyalakan listrik dispenser, berwudu', salat, membuat secangkir kopi susu panas, mandi, hingga akhirnya sampailah pada saat tulisan ini di tulis, malas2an di atas kasur dengan mata tertuju pada layar HP dan jemari mengetik apa yang terlintas dipikiran, sembari hati dan perasaan mengontrol apa2 yang ingin di tulis. #apeu
Sedikit mengenai kosan, kamar ini sudah menjadi tempat saya berlindung dari panas, hujan, dan badai serta sedikit badai hati dan perasaan *yang ini gak perlu di baca-red* selama hampir memasuki 2 bulan. Ukuran kamarnya 3x3, dengan satu jendela dan ventilasi yang terhubung ke luar, semi outdoor menurut saya. Kosan ini cukup nyaman, cukup aman, cukup tentram, ya tapi sesuai kata pepatah "tak ada gading yang tak retak" jadi ya pasti ada yang kurang menyenangkan dari kosan ini. Pengen tau lebih lanjut, silakan kunjungi kosan di dekat puskesmas dan di depan KUA pauh.
Oke itu pembukaan yang panjang lebar, random, serta absurd, tapi ya begitulah saya. Pagi ini, di tengah hawa dingin padang yang jarang sekali, tergerak lah hati saya untuk menulis tulisan di blog ini, menggoreskan tinta di blog haha, tinta kemayaan #apeu..
"harapan, tujuan, mimpi" atau apalah namanya. Mereka berbeda, tapi menurut saya, ketiga hal di atas dan kata2 sejenis lainnya memiliki kesamaan. Sama2 memiliki arti yang ingin kita capai mungkin ya. Sejauh saya mengamati kehidupan, saya melihat begitu banyak orang yang gigih dan pantang menyerah, banyak orang yang bergairah dalam meraih apa yang mereka sebut dengan harapan/mimpi/tujuan tersebut. Saya selalu kagum dengan mereka yang memiliki tekad baja. Selalu menyukai kisah2 para tokoh yang pantang menyerah, tokoh fiktif maupun tidak. Mungkin yang mampu saya ingat pagi ini kisah Ikarus dalam mitologi Yunani, yang terbang ke arah matahari, lalu sayapnya terbakar, hingga ia terhempas ke lautan dan Mati. Ada juga yang demi mencapai tujuan selalu totalitas tanpa peduli konsekuensi yang ia dapatkan, bahkan konsekuensi paling besar, kematian seperti yang dialami Ikarus. Contoh lain dari karakter yang memiliki tekad baja, seperti Naruto yang demi menjadi hokage , dan merubah pandangan orang terhadap dirinya, membuat orang lain mengaku keberadaannya, ia pantang menyerah dan akhirnya mendapatkan buah yang manis dari tekad yang Ia pegang teguh itu.
Ada begitu banyak orang yang pantang menyerah, sebagian dari mereka bisa di bilang ambisius. Lantas saya ? Mungkin saya bukan orang yang bertekad baja tersebut. Saya cuma fokus pada hal yang bisa saya capai, gak berharap banyak lagi dalam hidup. Tapi ada satu mimpi terbesar yang benar2 ingin saya capai, sebagai misi terakhir dan terbesar saya dalam hidup di bumi. Semoga saja saya bisa mencapai itu. Dan lantas apabila harapan itu tidak tercapai, saya hanya orang yang tidak tau apa yang harus saya lakukan. . .