Minggu, Juli 20, 2014

Resensi buku - 10 Anak Negro

Berawal dari baca review buku ini di sebuah komik, novel ini di jadikan komik juga. Nah yang saya baca itu review komiknya "Sepuluh Anak Negro". Novel ini adalah buah karya Agatha Christie, sang ratu cerita misteri. 10 Anak Negro adalah salah satu dari novelnya yang paling fenomenal di seluruh dunia.
Saya yang tertarik dengan reviewnya mulai mencari buku ini di seantaro gramedia (padahal cuma gramedia padang), dan gak ketemu, mungkin karna buku lama dan gramedia gak menerbitkan ulang bukunya. Tapi saya belum menyerah, saya mulai mencari di google berharap ketemu e-booknya, tapi gak kunjung ketemu dan sebagian review buku ini dalam bahasa Inggris. Saya mulai menyerah..
Tapi semua berubah  setelah saya tukar mesin pencari saya menjadi www.google.co.id (sebelumnya www.google.com ._.).  Waktu itu baru awal masuk puasa tahun ini, entah puasa ke berapa saya lupa. Saya searching dengan kata kunci '10 Anak Negro', ternyata ada begitu banyak bermunculan review-review buku ini dalam bahasa Indonesia, puncaknya saya menemukan E-BOOK yang telah sekian lama saya nantikan (yang ini lebay) dari salah satu novel terlaris dan terpopuler Agatha tersebut. Kala itu saya sangat senang karna berhasil menemukannya dan tidak sabar untuk segera mulai membacanya. Inilah berkah puasa... #apeu

Oke saya akan mencoba review setelah menamatkan membacanya beberapa hari yang lalu.

Sepuluh orang dengan berbeda latar belakang di undang ke sebuah rumah di pulau yang bernama pulau negro, mereka mengaku di undang oleh seorang bernama U.N. Owen (Mr Unkown). 10 orang tersebut akhirnya menyadari bahwa tidak satupun dari mereka pernah bertemu dengan orang bernama owen tersebut.

Rumah tersebut terkesan mewah dan lengkap, terdapat banyak bahan makanan untuk persediaan beberapa hari, di setiap kamar tamu termasuk kamar pembantu terdapat sajak 'anak negro', serta sepuluh boneka porselin anak negro di ruang makan. 

Sajak itu berbunyi : 
" Sepuluh anak Negro makan malam; seorang tersedak tinggal Sembilan. 
Sembilan anak Negro bergadang jauh malam; seorang ketiduran, tingal delapan. 
Delapan anak Negro berkeliling Devon; seorang tak mau pulang, tinggal tujuh; 
Tujuh anak negro mengapak kayu; seorang terkapak, tinggal enam. 
Enam anak Negro bermain sarang lebah; seorang tersengat, tinggal lima. 
Lima anak negro ke pengadilan; seorang ke kedutaan, tinggal empat. 
Enam anak negro pergi ke laut; seorang dimakan ikan hering merah, tinggal tiga. 
Tiga anak Negro pergi ke kebun binatang; seorang diterkam beruang, tinggal dua. 
Dua anak negro duduk berjemur; seorang hangus, tinggal satu. 
Seorang anak Negro yang sendirian; menggantung diri, habislah sudah."

Pulau negro yang semula tempat yang indah berubah menjadi tempat yang mencekam dan akan menjadi panggung serangkaian pembunuhan di pulau itu. 

Setelah makan malam, tiba-tiba sebuah suara misterius (belakangan diketahui dari gramaphone) mengejutkan tamu rumah tersebut, suara itu membeberkan kesalahan-kesalahan 10 orang tersebut di masa lalu yang menyebabkan orang laib kehilangan nyawa, namun kejahatan mereka tidak tercium oleh hukum. Setelah mendengar rekaman itu mereka mulai panik dan berusaha untuk melakukan pembelaan atas tuduhan kepada mereka. 

Berselang beberapa lama, 1 orang yang sedang meminum bir tersedak dan tewas (diketahui karna racun), sesuai dengan sajak pertama anak negro. Kejadian ini mengagetkan orang-orang yang ada disana. Bertepatan dengan itu boneka porselin di ruang makan hilang 1 dan tinggal 9. Semula mereka menyangka itu bunuh diri, tapi kemudian terjadi beberapa kematian dan disadari sesuai dengan sajak anak negro dan setiap ada yang mati boneka porselin hilang satu. Maka mereka sampai pada kesimpulan bahwa ini pembunuhan. Dan si pelaku adalah mr owen, mr Unkown. Mr unkown sendiri disimpulkan adalah salah satu dari penghuni yang di undang tersebut, mengingat tidak adanya orang lain di pulau itu selain mereka bersepuluh. Bahwa di antara mereka ada satu anak negro palsu yang melakukan pembunuhan ini, saling curiga dan waspada siapa pembunuhnya membuat yang tersisa tidak percaya satu sama lain. 

Sedikit bocoran, bahwa kesepuluhnya tetap mati (meski beberapa kematian tidak sesuai dengan sajak). Dan salah satu dari mereka adalah mr Unkown. Siapa pelakunya? Inilah cerita detektif tanpa detektif! . Akhir mengejutkan dan di luar dugaan bagi saya sih. Selamat membaca!! 


Rabu, Juli 09, 2014

Absurd

Hari ini, tepatnya 9 Juli 2014, Indonesia baru saja menyelesaikan pesta demokrasi 5 tahunan yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden yang akan memimpin negri Ibu Pertiwi ini dalam 5 tahun ke depan. Quick Count dari berbagai sumberpun sudah banyak bermunculan, namun keputusan resmi dari KPU baru akan ditentukan pada 22 Juli nanti. Mau mas bowo ataupun mas joko yang nantinya memenangkan pertarungan ini, yang penting saya sudah ikut andil dengan mencoblos salah satu mereka dan tidak golput. saya telah menggunakan hak suara pertama yang saya dapatkan seumur hidup saya. Rasanya baru pertama kali nyoblos pemilihan presiden itu deg-degan dan juga ada rasa bangga karna saya telah diakui sebagai bangsa Indonesia secara utuh. Buat bapak-bapak yang terpilih nanti jalankan amanah yang telah kami berikan ini dengan sebaik-baiknya, jangan korupsi, tegakkan keadilan seadil-adilnya tanpa memandang status dan kelas sosial, semoga bisa mengharumkan nama Indonesia dalam segala aspek di kancah Internasional. Tentu saja kita bersama-sama tapi Andalah yang akan panutan dan yang akan menuntun kami dalam melangkah demi Indonesia tercinta ini.

bertepatan dengan pesta demokrasi, kali ini juga sedang terselenggara perhelatan persepakbolaan dunia terbesar atau yang kita kenal dengan Viva World Cup. Piala dunia kali ini menorehkan banyak sejarah baru, bagi brazil khususnya, ditelanjangi pada babak semi final oleh Jerman, dengan skor terbaru semi final dalam sejarah piala dunia, katanya ._., yaitu skor 7 - 1 untuk kemenangan Jerman. Bukan hanya itu, banyak negara-negara yang di gadang-gadang pada setiap piala dunia, gagal masuk 16 besar, seperti Italia, Inggris, Spanyol, Jepang, dan Portugal. Begitulah yang saya amati, setidaknya dari kaca mata saya yang bukan orang penikmat olahraga sepak bola. Roda itu berputar, begitulah kesimpulan saya pada piala dunia kali ini, kita lihat dari spanyol yang merupakan juara piala dunia 4 tahun silam, harus pulang kampung lebih dulu dan gagal masuk 16 besar. Begitu juga Brazil yang pada perhelatan semacam ini selalu tampil bagus harus menuai kekalahan terbesar dalam sejarah mereka. 
Sekali lagi, begitulah hasil pengamatan orang awam sepak bola seperti saya. saya hanya mengamati dan mungkin menikmati~

Bicara soal mengamati, mengamati memiliki sinonim melihat, bisa saja dari jauh, bisa saja dengan tanpa berpartisipasi. Ada orang mengamati sambil berpartisipasi lalu mereka menikmatinya. Ada juga yang kekadang entah kenapa selalu jadi pengamat, tanpa ingin berpartisipasi lebih jauh. Bukan berarti tidak mau, tapi selalu ada penghalang baik internal maupun eksternal dalam diri mereka sendiri. Entah hanya diri sendiri yang menciptakan penghalang itu. atau karna tidak memiliki keberanian, keberanian yang seperti beberapa orang lain punya. entahlah... Yang terpenting sekarang hanya bagaimana menjalaninya sesuai yang kita bisa. Jika hanya ingin mengamati tanpa partisipasi, tapi mungkin itu bisa membuat kita menikmati hidup, kenapa tidak? atau kita bisa mengamati dan berpartisipasi, dan akhirnya menikmati hidup dan merasa benar-benar hidup? Pilihan~

Rabu, Juli 02, 2014

Curhatan mahasiswa galau

Yak, kembali berjumpa dengan saya, Ihsanul Mahardika, di postingan kali ini, mahasiswa manajemen yang baru saja menyelesaikan rangkaian semester IV dan akan memasuki gerbang semester V (actually VII, dan mungkin sedang menjalani KKN-red) pada Agustus nanti. Dan sebelumnya saya mengambil SP (semester Pendek) dengan mengorbankan waktu libur saya selama bulan puasa ini. Setia dengan kampus hijau, demi masa depan nantinya. #ciegitu XD

Meski terlambat, karna telah memasuki puasa ke-4 pada hari ini, official Ihsanul Mahardika beserta jajaran civitas akademika #apeu , mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1435 H mohon maaf lahir dan bathin. Semoga ibadah kita di terima oleh Allah swt. Amiin. Meski harus berjuang SP di tengah puasa di kota padang yang panas ini, semoga semangat ini tetap membara. Dan tetap lancarnya puasa selama 1 bulan ke depan.

Banyak orang ragu dalam menentukan keputusan, saya pun begitu, saat ini tepatnya tengah ragu dalam menentukan apa yang akan saya ambil konsentrasi kuliah nanti. setidaknya ada 5 pilihan konsentrasi yang di tawarkan, marketing, finance, SDM, strategik, dan kewirausahaan.

Saya suka marketing, tapi saya lemah di komunikasi, organ vital bagi pemasar menurut saya.
Finance, bukan berarti saya gak suka menghitung, tapi saya gak jago dalam hitungan yang rumit.
SDM, berkaitan dengan psikologi, dan saya lumayan menyukai memahami manusia, lebih dan lebih lagi. Tapi tetap saja ada lobang yang mungkin dalam.
strategik harus mencakup semua aspek.
Kwu, asing, saya belum tau apa2.

Itulah pilihan2 yang masih saya ragukan, semoga saya bisa mendapatkan petunjuk kemana arah yang harus saya kejar dan saya gapai.

Sekian postingan ini, karna harus siap2 memulai perkuliah SEmester pendek. SEmangat managers :3 #ahay